Belajar, Merasakan Manis Bubuk Kopi

Guru sufi adalah mereka yang Sukmanya telah wujud sebelum dunia.

Sebelum masuk tubuh, mereka hidup di banyak kehidupan.

Sebelum menjadi benih masuk ke dalam tanah, mereka memanen gandum.
Sebelum menjadi laut, mereka digantung mutiara.

Walaupun pertemuan besar itu berlaku kira-kira bagaimana manusia menjadi ada, mereka berdiri sehingga dagu mereka didalam air kebijaksanaan.

Ketika beberapa malaikat penciptaan menentang,
Sang Guru tertawa dan bertepuk tangan di antara mereka sendiri.

Sebelum materialitas, mereka tahu bagaimana rasanya terjebak di dalam materi. Sebelum ada langit malam, mereka melihat Saturnus. Sebelum menjadi biji-bijian gandum, mereka merasakan roti.

Dengan tidak ada pikiran, pikiran mereka sendiri. Intuisi langsung menuju mereka, ini adalah tindakan yang paling sederhana dari kesadaran.

Banyak pemikiran kita adalah tentang masa lalu, atau masa depan. Mereka terbebas dari semua itu.

Sebelum tambang digali, mereka bernilai koin. sebelum kebun-kebun anggur, mereka tahu kegembiraan yang akan datang. Pada bulan Juli, mereka merasa Desember.

Di bawah sinar matahari tak terputus, mereka mendapati teduh. Dalam fana, di mana semua negeri benda larut, mereka mengenali obyek.

Langit terbuka, meminum cangkir putaran mereka. Matahari memakai emas dari kemurahan hati mereka. Ketika mereka berdua bertemu, mereka bukan lagi dua. Mereka adalah satu, dan enam ratus ribu.

Gelombang laut rupa mereka yang paling dekat, apabila angin membuat dari perpaduan yang banyak.

Inilah yang berlaku kepada matahari, dan ia masuk kedalam sinar.
Cakra matahari tidak wujud, tetapi jika kau melihathanya hanya sinar-badan, kau boleh mempunyai keraguan.

Gabungan manusia-ilahi adalah sebuah kesatuan.
Pluralitas, pemisahan yang jelas telah menjadi sinar saja.

Kawan, kami bepergian bersama-sama. Melepaskan penat. Mari aku tunjukkan satu titik kecil keindahan yang tidak dapat diucapkan.

Aku seperti seekor semut yang telah masuk ke dalam lumbung, sangatlah gembira, dan coba untuk membawa keluar butiran yang terlalu besar.

Coleman barks

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: